Klasifikasi dan Prosedur Izin Jasa Konstruksi

Kategori

Klasifikasi dan Prosedur Izin Jasa Konstruksi


Memahamiklasifikasi usaha sebelum membuat SIUJK sangat penting agar proses bisaberjalan dengan lancar.

 

Memahami jenisusaha yang sedang Anda lakukan adalah hal yang penting untuk menentukanklasifikasinya. Misal usaha konstruksi yang dijalankan memiliki tender lebihdari 1 miliar dan bidang usahanya lebih dari satu. Tanpa kriteria ini akansulit untuk mengurus Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi atau SIUJK.

Klasifikasi usahadalam jasa konstruksi ada banyak dan ditentukan oleh besarnya modal sertatender yang dikerjakan. Berikut ulasan lengkap tentang klasifikasi dan prosedurIzin Usaha Jasa Konstruksi.


Klasifikasi Usaha dalam Jasa Konstruksi

Secara umum adatiga jenis klasifikasi dalam jasa konstruksi. Pertama adalah kecil, laluberurutan ada menengah, dan besar. Berikut klasifikasi usaha dalam bidang jasakonstruksi selengkapnya.


1. Kualifikasi Usaha Kecil (K)

Ada tigakualifikasi lagi dalam bidang usaha kecil pertama adalah K1, K2, lalu K3. Syaratuntuk masuk ke setiap bidang hampir sama meski dengan proyek yang berbeda.Minimal proyek yang ditangani kurang dari 1 miliar dan maksimal 2,5 miliar.Pekerja ahli yang memiliki SKT harus ada 1 orang dengan minimal tingkat 3 untukK1 dan K2, lalu tingkat 1 untuk K1. Badan usaha boleh koperasi, firma, CV, atauPT.

2. Kualifikasi Usaha Menengah (M)

Kualifikasimenengah dibagi menjadi 2 yaitu M1 dan M2. Pada kualifikasi ini nilai proyekmulai 10 hingga 50 miliar. Selanjutnya dalam perusahaan harus ada 2 ahli mudauntuk M1 dan 2 ahli madya pada M2. Perusahaan harus dalam bentuk koperasi atauPT.

3. Kualifikasi Usaha Besar (B)

Kualifikasi besarjuga dibagi menjadi 2 yaitu B1, dan B2. Nilai tender atau proyek mulai 250miliar hingga tidak terbatas. Perusahaan harus punya minimal 2 ahli madya sertaperusahaan dalam bentuk PT untuk B1, dan PT PMA atau Penanaman Modal Asinguntuk B2.


Prosedur Izin Usaha Jasa Konstruksi

Sebelum SIUJKdiurus, ada beberapa prosedur yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Berikuturutan prosedur itu selengkapnya:

1. Mengetahui Kualifikasi Usaha yang Dimiliki

Sebelum mengurusSIUJK, pemilik usaha harus tahu klasifikasi jenis usaha yang mereka miliki.Klasifikasi ini akan menentukan apakah usaha termasuk kecil, menengah, ataubesar. Masing-masing klasifikasi memiliki kriteria sendiri-sendiri mulai darinilai proyek, subbidang usaha, dan jenis usahanya. Penjelasan lengkapnya sudahdibahas di atas.

2. Membuat SKA atau SKT

SKA atau SKTdiberikan untuk melihat kemampuan seseorang dalam bidang konstruksi. Biasanyaakan ada tes tertentu untuk menentukan apakah mereka layak mendapatkan SKA atauSKT. Selanjutnya dari surat inilah bisa ditentukan di mana usaha bisa berdiriapakah di usaha kecil golongan 1, 2, atau 3.

3. Membuat SBU

Setelah surat yangmenunjukkan keahlian seseorang atau perusahaan dalam usaha konstruksi,perusahaan harus mengurus SBU atau Sertifikat Badan Usaha. Sertifikat inidibutuhkan untuk memperlihatkan apakah perusahaan benar-benar mampu dalambidangnya atau tidak.

Nantinya SBU jugaakan membantu perusahaan dalam hal perpajakan. Dengan SBU, perusahaan bisamembayarkan pajak dengan besaran yang jauh lebih kecil dari perusahaan yangtidak memilikinya.

4. Mengurus Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi(SIUJK)

Setelah semuaprosedur di atas diselesaikan dengan baik, SIUJK mulai bisa diurus olehperusahaan jasa konstruksi. Waktu pengurusan dari SIUJK ini sendiri sekitar 2bulan. Jadi, lebih cepat mengurus akan lebih baik agar usaha konstruksi bisaberoperasi dengan legal.

Inilah klasifikasidan prosedur Izin Usaha Jasa Konstruksi. Dengan memahami beberapa ulasan diatas, Anda bisa dengan mudah melakukan pengurusan SIUJK dan usaha yangdilakukan bisa berjalan dengan lebih lancar dan legal.


Sumber: https://smartlegal.id/layanan-hukum/2019/06/28/surat-izin-usaha-jasa-konstruksi-siujk/



Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
 

Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

削除
Klasifikasi dan Prosedur Izin Jasa Konstruksi
    Komentar(0)